PASURUAN, JATIM, Narasionline.id – Alih-alih meriah, peringatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, justru berubah jadi tontonan memalukan. Acara karnaval di Desa Pager pada Sabtu (13/9) ricuh, membuat suasana mencekam dan meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi warga.

Kericuhan dipicu saling ejek antar pemuda yang semakin panas hingga berujung bentrokan. Ironisnya, panitia maupun aparat kepolisian yang berada di lokasi dinilai hanya “jadi penonton” tanpa mampu mengantisipasi keributan.

“Itu awalnya hanya saling ejek. Karena sound horeg terlalu kencang, tidak jelas terdengar apa yang diucapkan. Tapi lama-lama malah jadi tawuran,” ungkap warga lewat pesan WhatsApp yang juga mengirimkan video kejadian kepada redaksi Narasionline.id.

Insiden makin parah setelah muncul kelompok pemuda dari Beji yang merasa tidak terima dengan ejekan tersebut. “Ya mungkin dianggap menyinggung harga diri, akhirnya saling balas ejek, dan pecah bentrok,” tambahnya.

Zaini (nama samaran), warga sekitar, tak bisa menutupi kegeramannya. Ia menilai panitia dan pihak kepolisian, khususnya Mapolsek Purwosari, gagal total dalam menjaga kondusifitas acara.

“Ini jelas kelalaian! Hampir tiap tahun kalau ada acara semacam ini sering beredar miras, yang jelas-jelas rawan picu keributan. Tapi tetap saja panitia dan polisi seolah tutup mata. Kami sebagai warga sangat menyayangkan, acara yang seharusnya jadi pesta rakyat malah jadi ajang tawuran,” tegasnya dengan nada kesal.

Meski insiden ricuh sempat mencoreng peringatan HUT RI ke-80 di Purwosari, rangkaian acara belum berakhir. Puncak cek sound karnaval utama dijadwalkan Minggu (14/9) besok. Warga berharap, kali ini pihak panitia dan aparat tidak lagi main-main dengan keamanan, agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Hingga berita ini dipublikasikan, redaksi masih berupaya meminta keterangan resmi dari Kepala Desa maupun pihak kepolisian setempat.

(Lks/bob)

Redaksi Narasionline.id
Untuk klarifikasi, laporan, serta pengaduan publik, silakan hubungi: redaksi@narasionline.id.
Masyarakat dipersilakan menyampaikan testimoni, bukti, maupun informasi tambahan secara langsung melalui email tersebut.

Setiap informasi yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti secara profesional sebagai bagian dari komitmen Narasionline.id dalam menghadirkan pemberitaan yang akurat dan berimbang.

PALU, Narasionline.id – Longsor menerjang tambang emas Poboya yang digarap PT Macmahon Indonesia (MMI), anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 16.30 WITA. Lokasi longsor berada di titik “Rica-rica”, bekas tambang manual yang kini dikuasai perusahaan.

Seorang saksi mata menyebut video longsor sudah beredar luas di grup WhatsApp penambang Poboya. “Korban jiwa belum jelas, tapi seluruh alat berat sudah dihentikan. Penjagaan sangat ketat,” ujarnya.

Masuk sejak November 2023 dengan garapan sekitar 20 hektare, aktivitas PT Macmahon baru berjalan singkat namun sudah menimbulkan bencana.

Lebih parah lagi, operasi perusahaan ini dipertanyakan legalitasnya. PT Macmahon disebut belum mengantongi kontrak resmi dengan PT Citra Palu Mineral (CPM) selaku pemegang Kontrak Karya (KK). Dengan demikian, keberadaan perusahaan di Poboya dianggap ilegal.

Fakta longsor ini sekaligus menguatkan penolakan warga yang sejak awal menentang PT Macmahon. Mereka menilai perusahaan hanya membawa masalah: kecemburuan sosial antara tenaga kerja asing dan lokal, nihil manfaat untuk masyarakat, serta ancaman serius terhadap keselamatan dan lingkungan.

Kritik juga diarahkan pada rencana penambangan bawah tanah yang diproyeksikan mulai 2027. Warga mengingatkan, tambang berada tepat di jalur Sesar Palu Koro yang aktif. Jika dipaksakan, bukan hanya hidrogeologi yang rusak, tetapi nyawa masyarakat di sekitar tambang juga dipertaruhkan. (fal)

BABEL, Narasionline.id – Motif janda muda MG (33) yang nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di kediamannya di wilayah Tanjung Batu, Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, diduga karena masalah asmara.

Hal ini diperkuat dengan isi surat wasiat yang dipegang korban saat ditemukan tewas. Dalam surat itu tertulis korban telah sakit hati kepada seseorang laki-laki yang diduga pacar korban.

“Motif bunuh diri sementara berpatokan pada surat wasiat yang sudah ditinggalkan oleh korban. Isinya sakit hati terhadap seorang laki-laki,” jelas PS Kaur Identifikasi, Bripka Ilham Apriansyah, Kamis (04/09/2025).

Di dalam surat wasiat itu, korban nekat gantung diri karena sakit hati dengan seorang pria bernama Ari. Korban mengaku sudah malu.

“Aku ngantong diri aku sakit ati ngan Ari aku lah malu (saya gantung diri karena sakit hari terhadap Ari, saya sudah malu, red),” begitulah tulis di secarik kertas tersebut

Sebelumnya, warga Sukadamai, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, kembali dihebohkan dengan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya, Kamis (04/09/2025).

Korban diketahui seorang janda berinisial MG (33), warga Kelurahan Tanjung Ketapang. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh anak korban sekitar pukul 08.00 WIB, yang kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar.

Kapolsek Toboali Iptu M. Syah Fetrianto membenarkan adanya kejadian tersebut dan pihaknya telah menerima laporan adanya seorang perempuan yang gantung diri di Sukadamai Toboali.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut saya bersama anggotanya langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal,” ujar Iptu M. Syah. (Neneng)

MAKASSAR, Narasionline.id – Kebakaran hebat melanda Gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat malam (29/8/2025) usai massa merangsek masuk ke area kantor dan membakar sejumlah kendaraan di lokasi parkir. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban jiwa serta kerugian materiil yang sangat besar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengungkapkan bahwa sedikitnya 67 unit mobil hangus terbakar dalam insiden ini.

“Berdasarkan asesmen sementara, ada 67 mobil yang hangus terbakar,” ujar Fadli kepada awak media, Sabtu (30/8/2025).

Ia menjelaskan, mayoritas kendaraan yang terbakar merupakan mobil dinas, namun beberapa kendaraan pribadi milik anggota dewan maupun pejabat Pemkot Makassar juga turut menjadi korban amukan massa.

“Hampir semuanya mobil dinas, tapi ada juga beberapa mobil pribadi yang ikut terbakar,” jelasnya.

Selain mobil, Fadli menambahkan, terdapat sejumlah sepeda motor yang juga dibakar massa. Namun pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui jumlah pastinya.

“Ada beberapa sepeda motor juga,” ujarnya singkat.

Terkait korban jiwa, Fadli menyebutkan, berdasarkan data terakhir BPBD Kota Makassar, tercatat delapan orang menjadi korban. Dari jumlah tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, dua mengalami luka berat, dan tiga lainnya luka sedang.

“Total korban ada delapan orang. Tiga korban meninggal dunia, dua luka berat, dan tiga lainnya luka sedang,” ungkapnya.

Para korban meninggal dunia telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Sementara korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sebelumnya, kericuhan bermula saat massa membakar sejumlah sepeda motor di Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Jumat malam. Massa kemudian merusak videotron di depan gedung DPRD Makassar, menjebol pagar, dan memasuki area kantor. Di dalam kawasan tersebut, mereka membakar motor dan mobil yang terparkir, hingga api merembet dan melalap seluruh bangunan DPRD Makassar.

Hingga Sabtu pagi, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi. BPBD bersama TNI dan Polri juga terus melakukan asesmen serta pengamanan di sekitar gedung DPRD Makassar. (Panji)

JAKARTA, Narasionline.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap seluruh prosedur pengamanan aksi, menyusul insiden tewasnya seorang driver ojek online (ojol) berinisial AK yang tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi unjuk rasa di kawasan Penjompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Kapolri mengakui bahwa kejadian seperti ini bukan pertama kalinya terjadi sejak 2019. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pembenahan internal dan penegakan hukum yang tegas terhadap oknum yang melanggar prosedur.

“Kadang-kadang memang peristiwa seperti ini terjadi. Namun, proses penanganan selalu berjalan dan evaluasi akan terus kita lakukan. Kita akan pastikan setiap pelanggaran ditangani secara serius,” ujar Jenderal Sigit di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Jenderal Sigit menegaskan, pihaknya sudah memerintahkan Propam Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat. Proses penyelidikan juga akan melibatkan pihak eksternal guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

“Kita akan cek semua prosesnya dan pastikan penanganannya transparan. Kami ingin publik tahu bahwa Polri bersikap tegas terhadap setiap pelanggaran,” tambahnya.

Menanggapi informasi adanya kebakaran di kawasan Simpang 5 dekat Mabes Brimob serta kerumunan sejumlah pengemudi ojol yang mendatangi Markas Brimob, Kapolri mengatakan bahwa seluruh situasi saat ini sedang dimonitor dan ditangani oleh petugas di lapangan.

“Nanti kita akan rapatkan. Yang jelas, kita tangani semuanya satu per satu dan mudah-mudahan semuanya bisa terkelola dengan baik,” kata Kapolri.

Kapolri juga menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan mendetail terkait perkembangan situasi di lapangan, baik soal keamanan, proses penyelidikan, maupun penanganan aksi massa.

“Nanti kita cek. Semua informasi akan diverifikasi, dan setelah itu akan kita sampaikan secara lengkap kepada publik,” pungkasnya. (*)

SIDOARJO, Narasionline.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Tambaksawah Industri, Dusun Jabon, Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Selasa (26/8) pagi.

Seorang pengendara motor berusia 28 tahun, Budairi Usman, warga Kabupaten Kediri, tewas setelah terlindas truk tangki.

Menurut warga sekitar, Setiawan, insiden bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor Honda nopol AG 5807 EBF melaju dari arah barat ke timur. Saat berusaha menyalip truk tangki nopol N 8570 UT dari sisi kanan, tiba-tiba seekor kucing menyeberang jalan.

“Korban menabrak kucing itu, lalu motornya oleng dan terjatuh ke kiri,” ujar Setiawan.

Nahas, tubuh korban terjatuh ke kolong truk dan terlindas roda belakang sebelah kanan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah. Sementara itu, kucing yang tertabrak juga mati di tempat.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk visum. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Jodi Indrawan, membenarkan insiden tersebut.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Saat ini, kendaraan yang terlibat sudah diamankan polisi. Penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. (Red)

KEDIRI, Narasionline.id – Pagi yang seharusnya menjadi awal aktivitas warga Kediri berubah menjadi mimpi buruk. Jalan Raya Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (26/8/2025) pagi, menjadi saksi bisu kecelakaan beruntun yang merenggut dua nyawa sekaligus.

Dua pria pengendara motor tewas di tempat, tubuh mereka tergeletak tak bernyawa di aspal yang basah oleh darah. Tragedi itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB, saat lalu lintas padat dipenuhi kendaraan warga yang bergegas menuju tempat kerja.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Iptu Budi Winariyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan masyarakat pada pukul 07.30 WIB dan langsung bergegas ke lokasi. “Kami segera menuju TKP begitu mendapat kabar. Situasinya cukup kacau,” ujar Budi dengan nada serius.

Dari keterangan saksi, kecelakaan ini melibatkan empat kendaraan: sebuah truk gandeng, colt diesel, mobil Toyota Innova, dan motor Honda Vario yang dikendarai para korban.

Budi menjelaskan kronologi memilukan itu. Truk gandeng melaju dari arah Simpang Lima Gumul (SLG) ke arah selatan. Dari belakang, colt diesel dan mobil Innova berusaha menyalip truk tersebut. Di sisi lain, motor Vario berada tepat di samping truk gandeng.

“Motor korban terhimpit di antara truk gandeng, lalu disusul colt diesel. Di saat bersamaan, mobil Innova ikut mencoba mendahului. Situasi saling mendahului inilah yang memicu kecelakaan beruntun,” jelasnya.

Benturan keras tak terelakkan. Motor korban tergilas, dan dua pengendaranya tewas seketika di lokasi kejadian. Kepanikan pun melanda pengguna jalan yang menyaksikan langsung peristiwa mengerikan itu.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Identitas kedua korban belum diketahui, dan jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit di kawasan Simpang Lima Gumul.

“Kami akan memberikan informasi terbaru segera setelah proses identifikasi selesai,” pungkas Budi. (red)

KABUPATEN PATI, Narasionline.id – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memastikan tetap menggelar aksi besar-besaran meski Bupati Pati Sudewo telah membatalkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Target mereka kini jelas, memaksa Sudewo mundur dari jabatan.

Aksi akan digelar Rabu (13/8) di sekitar Pendopo Kabupaten Pati. Dukungan publik mengalir deras. Ribuan kardus air mineral, makanan ringan, dan buah-buahan menumpuk di posko-posko donasi yang membentang dari depan Kantor Bupati hingga Gedung DPRD Pati.

“Tuntutan kami jelas, Bupati Pati Sudewo mengundurkan diri secara ksatria, atau dilengserkan secara paksa oleh rakyat,” tegas inisiator aksi, Supriyono, Senin (11/8). Ia memastikan massa yang hadir akan melampaui tantangan Sudewo sebelumnya yang menyebut “50 ribu orang.”

Tak main-main, Koordinator Donasi AMPB, Teguh Isdiyanto, memperkirakan jumlah peserta mencapai 150 ribu orang tiga kali lipat dari angka itu.

Situasi memanas memicu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pati meliburkan 22 sekolah dari TK hingga SMP di wilayah Pati Kota. Seluruh siswa diarahkan belajar daring demi keamanan, sesuai arahan Polresta Pati.

Polisi bersiap penuh. Sebanyak 2.781 personel gabungan Polres, Polda, TNI, dan unsur terkait dikerahkan. Kapolresta Pati, Kombes Pol Jaka Wahyudi, memastikan pengamanan ketat di alun-alun dan sekitarnya. Sejumlah kamera pengawas dipasang, arus lalu lintas di pusat kota akan dialihkan mulai pukul 07.00 WIB.

Bupati Sudewo kini berhadapan dengan gelombang kemarahan rakyat terbesar dalam sejarah Pati. Besok, alun-alun akan menjadi medan penentuan. (Panji)

MOJOKERTO, Narasionline.id – Minggu (10/8/2025) pagi, warga Randegan, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, digemparkan oleh penemuan sebuah bungkusan misterius di area persawahan.

Seorang warga yang sedang berjalan-jalan di sekitar sawah mencurigai bungkusan tersebut karena tercium bau tidak sedap. Bungkusan yang dibalut bed cover dan diikat dengan tiga tali itu menimbulkan dugaan bahwa isinya adalah jasad manusia.

Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada perangkat di lingkungan setempat, yang selanjutnya meneruskan informasi ke Polsek Magersari. Tim Inafis bersama relawan dan warga setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Setelah dibuka, bungkusan tersebut ternyata berisi bangkai seekor anjing.

“Alhamdulillah, ternyata bukan mayat,” ujar salah satu warga yang turut membantu proses evakuasi di lokasi kejadian.

Sumber: Info Kriminal Lantas Jatim (ILKJ)
Penulis: Damar17

PANGKALPINANG, Narasionline.id — Misteri hilangnya wartawan senior sekaligus pemilik media online Okeybozz.com, Adityawarman (48), berakhir tragis. Ia ditemukan tewas di dasar sumur tua di kebun miliknya, Jalan Jembatan 12, Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Jumat (8/8/2025).

Sehari sebelumnya, Kamis siang (7/8/2025), Adityawarman dilaporkan hilang. Tim kepolisian bergerak cepat melakukan pencarian dengan metode penyisiran berlapis, dibantu unit anjing pelacak. Jejak terakhir korban terendus mengarah langsung ke sumur tua di area kebun.

Saat tutup sumur dibuka, aroma menyengat langsung menyeruak. Evakuasi yang berlangsung dramatis itu mengungkap fakta mengerikan: tubuh Adityawarman tergeletak di dasar sumur, dalam kondisi mengenaskan.

Hasil penelusuran awal polisi mengarah kepada Hasan Basri, penjaga kebun yang selama ini bekerja untuk korban. Hasan menghilang bersamaan dengan raibnya mobil Daihatsu Terios BN 1397 TE milik Adityawarman. Beberapa jam kemudian, mobil tersebut terlacak di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Dari pengembangan penyelidikan, polisi membekuk Akmal alias Martin, yang diduga kuat rekan Hasan, di wilayah OKI. Akmal kini diamankan di Mapolres OKI untuk diperiksa intensif. Penyidik mendalami perannya, termasuk kemungkinan keterlibatan langsung dalam eksekusi atau hanya membantu pelarian.

Meski indikasi perampasan harta muncul dari hilangnya kendaraan korban, polisi tidak menutup kemungkinan adanya motif lain. Mengingat sosok Adityawarman dikenal vokal, kritis, dan kerap menyoroti persoalan sosial serta dugaan penyimpangan di daerah, penyidik juga fokus menelusuri kemungkinan adanya dendam atau tekanan terkait pemberitaan yang pernah ia angkat.

Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi, guna memastikan penyebab kematian serta adanya tanda-tanda kekerasan tertentu.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Belitung, dalam pernyataannya, mengecam keras tindakan keji tersebut.

Kekerasan terhadap jurnalis adalah ancaman terhadap demokrasi dan kebebasan pers. Kami mendesak aparat untuk mengusut tuntas, menangkap seluruh pelaku, dan memberikan hukuman seberat-beratnya,” tegasnya.

“Kami ingin semua yang terlibat dihukum maksimal. Abang kami orang baik, bekerja untuk masyarakat, dan tidak pantas mendapat perlakuan seperti ini,” ungkap salah satu kerabat dengan suara bergetar.

Kasus ini meninggalkan duka mendalam di kalangan jurnalis Bangka Belitung. Adityawarman dikenang sebagai wartawan berprinsip, berani, dan tidak kompromi terhadap fakta. Rekan-rekan seprofesi sepakat, perjuangan dan dedikasinya akan menjadi semangat untuk terus memperjuangkan kebebasan pers di daerah. (Sinurat)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.