Diduga Peras Perwira Muda AAL, Warga Blitar Diamankan di Kos Kertomenanggal Surabaya

oleh -224 Dilihat
oleh

SURABAYA, Narasionline.id – Suasana kawasan Kertomenanggal, Surabaya, mendadak tegang pada Sabtu sore (20/9/2025), saat sejumlah aparat gabungan mendatangi sebuah rumah kos di Jalan Kertomenanggal X-A. Operasi itu diduga terkait penangkapan seorang penghuni kos berinisial V, yang disinyalir melakukan pemerasan terhadap perwira muda Akademi Angkatan Laut (AAL).

Menurut keterangan warga, sekitar pukul 14.20 WIB beberapa petugas berseragam tampak berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat sebelum menuju rumah kos Smart Home 2.

Baca Juga :  Khalid Zeed Kembalikan Uang ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Kemenag Makin Terkuak

“Awalnya kami kira razia biasa, ternyata mereka mencari seseorang di lantai dua, kamar nomor 14,” ujar Nurul, Ketua RT setempat.

Tak lama berselang, petugas terlihat keluar dari kamar tersebut sambil mengamankan seorang pria untuk dibawa ke Koramil Gayungan. Proses berlangsung lancar tanpa perlawanan.

“Nggak ada keributan, cuma ramai karena banyak orang datang,” kata salah satu penghuni kos yang enggan disebut namanya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, V merupakan warga asal Blitar yang baru sebulan menempati kos tersebut. Ia diduga memeras perwira muda AAL berinisial R dengan ancaman menyebarkan rekaman pribadi melalui media sosial. Dugaan pemerasan itu kemudian dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh aparat keamanan AAL yang berkoordinasi dengan pihak setempat.

Baca Juga :  Polisi Airud Gagalkan Penyelundupan 50 Ribu Benih Lobster di Cianjur, Potensi Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Sumber lain menyebut, kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Terduga pelaku telah menandatangani surat pernyataan dan menghapus seluruh akun media sosial yang digunakan dalam aksinya.

Baca Juga :  Irwasum Pamer Kerja Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, Produksi Jagung Naik

Meski demikian, warga sekitar mengaku kaget dengan kejadian tersebut. “Selama ini lingkungan kami tenang, baru kali ini ada peristiwa melibatkan aparat militer,” ujar salah satu warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Akademi Angkatan Laut maupun kepolisian. Situasi di lokasi kini berangsur normal, dan aktivitas warga kembali berjalan seperti biasa. (tim/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.