Kapolri Pastikan Evaluasi dan Penanganan Transparan Usai Insiden Tewasnya Driver Ojol

oleh -485 Dilihat
oleh

JAKARTA, Narasionline.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap seluruh prosedur pengamanan aksi, menyusul insiden tewasnya seorang driver ojek online (ojol) berinisial AK yang tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi unjuk rasa di kawasan Penjompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Kapolri mengakui bahwa kejadian seperti ini bukan pertama kalinya terjadi sejak 2019. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pembenahan internal dan penegakan hukum yang tegas terhadap oknum yang melanggar prosedur.

Baca Juga :  Polwan Blitar Digerebek di Hotel Kota Batu, Diduga Berselingkuh dengan Anggota DPRD!

“Kadang-kadang memang peristiwa seperti ini terjadi. Namun, proses penanganan selalu berjalan dan evaluasi akan terus kita lakukan. Kita akan pastikan setiap pelanggaran ditangani secara serius,” ujar Jenderal Sigit di Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Jenderal Sigit menegaskan, pihaknya sudah memerintahkan Propam Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat. Proses penyelidikan juga akan melibatkan pihak eksternal guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga :  Aktivis Mojokerto Kecam Dugaan Uang Pelicin Rp150 Juta! Audit BPK Disebut Bisa Dikondisikan?

“Kita akan cek semua prosesnya dan pastikan penanganannya transparan. Kami ingin publik tahu bahwa Polri bersikap tegas terhadap setiap pelanggaran,” tambahnya.

Menanggapi informasi adanya kebakaran di kawasan Simpang 5 dekat Mabes Brimob serta kerumunan sejumlah pengemudi ojol yang mendatangi Markas Brimob, Kapolri mengatakan bahwa seluruh situasi saat ini sedang dimonitor dan ditangani oleh petugas di lapangan.

“Nanti kita akan rapatkan. Yang jelas, kita tangani semuanya satu per satu dan mudah-mudahan semuanya bisa terkelola dengan baik,” kata Kapolri.

Baca Juga :  Diduga Akan Dipulangkan, Penanganan Kasus Pencurian Kabel Telkom di Mojokerto Dinilai Janggal?

Kapolri juga menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan mendetail terkait perkembangan situasi di lapangan, baik soal keamanan, proses penyelidikan, maupun penanganan aksi massa.

“Nanti kita cek. Semua informasi akan diverifikasi, dan setelah itu akan kita sampaikan secara lengkap kepada publik,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.