Petugas Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok Saat Evakuasi ODGJ, Satu Anggota TNI Ikut Terluka

oleh -160 Dilihat
oleh

JATENG, Narasionline.id – Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen berinisial MF meninggal dunia setelah mengalami luka bacok saat menjalankan tugas evakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Senin (2/1/2026) siang.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Dukuh Krajan, Desa Krakal, Kecamatan Alian, Jawa Tengah.

Saat kejadian, MF tergabung dalam tim gabungan yang terdiri dari petugas Satpol PP, anggota TNI, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Alian. Tim tersebut mendatangi lokasi untuk mengevakuasi seorang ODGJ bernama Ruwadi yang diketahui mengurung diri di dalam rumah.

Baca Juga :  Siswa dan Dewan Guru MAN 1 Aceh Utara Plus Keterampilan Sambut Kasubdit Vokasi dan Inklusif Kemenag RI

Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari, menjelaskan bahwa petugas terpaksa membuka paksa pintu rumah demi memastikan proses evakuasi berjalan aman.

Namun situasi berubah drastis setelah pintu berhasil dibuka. ODGJ tersebut keluar sambil membawa sejumlah senjata tajam, di antaranya celurit, linggis, dan parang.

Baca Juga :  Polwan Blitar Digerebek di Hotel Kota Batu, Diduga Berselingkuh dengan Anggota DPRD!

Petugas sempat berupaya melucuti senjata yang dibawa pelaku, tetapi usaha tersebut tidak membuahkan hasil. “Pelaku justru menjadi semakin agresif dan mengejar beberapa petugas di lokasi,” ujar Ira dalam keterangan resmi, Selasa (3/2/2026).

Dalam kondisi tersebut, MF yang berada di jarak dekat dengan pelaku menjadi korban serangan. Ia mengalami luka bacok serius di bagian leher sebelah kiri. Selain itu, seorang anggota TNI dari Koramil setempat juga dilaporkan turut mengalami luka.

Baca Juga :  Duel Maut di Arena Tajen Songan, Residivis Pembunuhan Kembali Telan Korban Jiwa

Kedua korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Alian sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Jenderal Soedirman (RSDS) Kebumen. Namun, nyawa MF tidak tertolong meski telah mendapat penanganan medis intensif.

Pihak berwenang masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait insiden tersebut, termasuk pengamanan pelaku serta evaluasi prosedur evakuasi di lapangan. (Panji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.