Polres Wonogiri Tegas, Bripda PS Diberhentikan Tidak Hormat

oleh -218 Dilihat
oleh

WONOGIRI, Narasionline.id – Institusi Polri kembali menegaskan komitmennya dalam menindak tegas pelanggaran internal. Seorang anggota Polres Wonogiri berinisial Bripda PS secara resmi diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti terlibat dalam perkara pemerasan.

Upacara PTDH dilaksanakan di lingkungan Mapolres Wonogiri pada Rabu (31/12/2025), sebagai bentuk pelaksanaan keputusan pimpinan terhadap pelanggaran kode etik dan disiplin berat.

Baca Juga :  Aktivis Kartika Dewantoro Minta Audit Kantor Cukai Pasuruan, Malang, dan Madura!

Dari hasil penelusuran sejumlah sumber, Bripda PS disebut berperan sebagai pengendali aksi pemerasan bersama empat warga sipil. Aksi tersebut dilakukan secara berulang di beberapa daerah di Jawa Tengah, dengan sasaran tamu hotel kelas melati.

Baca Juga :  Nasib 30 Ribu Pekerja Gudang Garam Terancam, KSPI Minta Pemerintah Turun Tangan

Peristiwa ini bermula dari penangkapan Bripda PS oleh Satreskrim Polresta Solo pada April 2022 lalu di wilayah Kartasura. Dalam proses penangkapan, aparat menghadapi perlawanan dari yang bersangkutan sehingga dilakukan tindakan sesuai prosedur.

Baca Juga :  Bea Cukai Gerebek Gudang Rokok Ilegal di Sampang, Dua Mesin Produksi Disita

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan bahwa pemberhentian tersebut merupakan langkah tegas untuk menjaga marwah institusi.

“Tidak ada toleransi bagi anggota yang menyalahgunakan kewenangan. Ini sekaligus peringatan bagi seluruh personel,” ujarnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.